JATUH (1)

Cerita Cinta (Blue)



















Jatuh (Story by Awindsari)



Aku tahu kamu.
Aku masih mengenal sifat mu. 
Saat kamu bingung, saat kamu sedih, saat kamu senang dan saat kamu mencintai ku. 
Kini, aku sadar betul kamu tak lagi mencintai ku. 
Kisah kita mungkin telah kau lupakan namun bagi ku, kisah cinta kita tidak akan pernah bisa ku lupakan. seuntai kenangan yang sampai saat ini masih bertahta dalam hati ku membuat aku selalu ingin mengenang mu. meski ku tahu aku tak lagi ada di hati mu.
"Airin. .". 
Suara itu tak lagi lembut setiap kali memanggil nama ku. Dari sini aku sudah mulai menyadari perasaan mu memang tak ada lagi untuk ku. Kita, memang tidak pernah ada kata putus namun kamu telah berubah.
"Kenapa ??". Tanya ku. Sungguh, aku sedang tidak ingin melihat muka mu hari ini, kak Nanda. Aku ingin marah pada mu, aku ingin menangis di pundak mu. Tapi itu tak mungkin lagi. Kamu tidak seperti dulu lagi. Aku tidak bisa menemukan kamu yang dulu yang selalu siap menjadi malaikat ku setiap kali air mata ini ingin jatuh.
"Sudahlah Airin". Ucap ku dalam hati. Apa yang ku inginkan saat ini tidak akan mungkin bisa terwujud. Aku hanya bisa berusaha sendiri untuk menguatkan hati ini. Berusaha untuk melupakan sakit ini, sendiri.
“Besok aku harus pulang, kangen sama mama”. Ucap kak Nanda pada ku.
“oh”. Aku hanya berdeoh sebagai perwakilan atas jawaban ku.
“sudahlah. Aku ada urusan lain. Toh bicara sama kamu sama saja seperti bicara pada tembok”. Kata-kata itu benar-benar keluar dari mulutnya.
Aku rasa siapapun yang melihat semua ini pasti akan merasa kasihan pada ku atau bahkan ada yang tertawa melihat reaksi ku yang begitu sedih mendengarnya.
Ka Nanda, kamu begitu kejam memperlakukan ku. Apa salah ku sehingga semua hilang begitu saja. Sikap satun. Rasa sayang, seolah lenyap begitu saja dari dalam hati mu.


TBC.
Vote dan Coment sangat diperlukan mengenai cerita abal-abal ini :D

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUISI GALAU

Patah_Awindsari_

InspirasiAwindsari